Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makanan Manusia yang Boleh dan Tidak Boleh Dikasih ke Kucing (Pengalaman Pribadi)

Makanan manusia yang tidak boleh di makan kucing

 
Jujur, dulu aku termasuk pemilik kucing yang cukup santai soal ini bahkan tidak terlalu peduli dan memperhatikan. Setiap kali makan, kalau kucingku duduk manis di sebelah kaki sambil natap piring dan mengeluskan kepalanya di kaki ku, rasanya susah banget nolak buat kasih sedikit makanan event itu daging, ikan atau bahkan nasi. Sampai suatu hari aku baru sadar, ternyata nggak semua makanan yang "kelihatan nggak berbahaya" itu aman buat kucing. Beberapa malah bisa bikin dia sakit tanpa aku sadari penyebabnya.

Disini aku akan coba jelaskan ke kalian pemilik kucing atau kitten perihal makanan manusia yang berbahaya dan tidak aman bagi peliharaan kita yang baiknya mulai di hindari saat kita memeiliki kucing, berikut akan ku jelaskan dan bahas beberapa hal itu.

Beberapa Contoh Makanan Yang Berbahaya Buat Kucing

Bawang-bawangan (bawang putih, bawang merah, bawang bombay) Ini yang paling bikin aku kaget. Ternyata bawang dalam bentuk apapun mentah, digoreng, dibumbu sup bisa merusak sel darah merah kucing kalau dimakan dalam jumlah tertentu. Jadi kalau kalian masak sup atau tumisan yang ada bawangnya, jangan kasih sisa kuahnya ke kucing meskipun kelihatan "cuma dikit" kucing biasanya paham dan bisa membedakan makanan yang ada bawangnya dengan indra penciumnya akan tetapi berbeda bagi kucing yang sudah sangat lapar mereka cenderung akan memakannya tanpa memedulikan indra penciuman mereka.

Cokelat Ini mungkin udah banyak yang tahu, tapi aku tetap mau tekankan karena efeknya serius banget karena dapat memengaruhi jantung dan sistem sarafnya. Untungnya kucingku nggak terlalu tertarik sama cokelat, beda sama anjing yang katanya lebih sering jadi korban, kucing biasanya tidak menyukai aroma coklat dan rasa yang terlalu manis dari coklat. Meskipun begitu aku akan tetap menekankan kepada kalian jangan pernah coba coba untuk menawarkan coklat kepada kucing kalian meskipun hanya sebatas bercandaan.

Susu sapi Ini yang bikin aku paling nggak nyangka. Selama ini aku pikir susu itu makanan "default" buat kucing soalnya di film-film kartun juga selalu digambarkan kucing minum susu dari mangkuk. Ternyata kebanyakan kucing dewasa itu lactose intolerant, jadi susu sapi malah bikin diare. Kucingku sendiri pernah aku kasih sedikit susu dan besoknya dia mencret seharian. Setelah kejadian itu aku memastikan untuk tidak memberikan susu kembali dan menggantinya dengan air mineral biasa, selain lebih hemat ternyata kucing lebih suka minum biasa.

Anggur dan kismis Ini juga sering luput dari perhatian karena kelihatannya "cuma buah". Tapi anggur dan kismis bisa berdampak buruk ke ginjal kucing. Baiknya sangat di hindari rasa masam dari buahnya juga buruk untuk perut kucing jadi sangat tidak di rekomendasikan untuk kucing peliharaan kita.

Adonan roti mentah (yang masih ada raginya) Kalau kalian suka baking di rumah, hati-hati taruh adonan sembarangan. Ragi yang masih aktif bisa terus mengembang di perut kucing dan bikin dia nggak nyaman, bahkan bisa berbahaya. Apalagi kucing kita yang maish aktif dan suka lari sana sini lompat sana sini dan mengendus apapun, Cukup bahaya untuk menaruh makanan sembarangan apalagi adonan roti yang masih ada raginya.

Beberapa Makanan Yang Ternyata Kucing Sangat Suka

Setelah tahu yang berbahaya, aku juga penasaran mana yang sebenarnya boleh-boleh aja sesekali sebagai selingan. Apalagi pas kita lagi makan dan kucing kita dateng buat memelas makanan yang bisa kita langsung kaish tanpa kita kuatir akan membahayakan kucing kita.

  • Daging ayam atau ikan matang tanpa bumbu — ini favorit kucingku. Asal nggak pakai garam, bawang, atau bumbu lain, potongan kecil daging rebus biasanya aman dan malah disukai, biasanya aku mencampurkan sedikit nasi agar mereka mendapat karbo juga tapi pastikan nasi dingin.
  • Telur matang — sumber protein yang bagus, tapi pastikan matang sempurna ya, jangan mentah. Biasanya kita harus effort dengan meremukan telurnya agar lebih muda di makan oleh kucing kita.
  • Wortel kukus — kedengarannya aneh, tapi kucingku beberapa kali nyicip wortel kukus tanpa masalah. Meski secara umum kucing itu karnivora dan nggak butuh sayuran, sedikit wortel biasanya nggak masalah. Tapi tidak semua kucing akan menyukainya dari aromanya yang tidak menarik dan rasanya baiknya untuk tidak memaksakan kucing kita untuk memakannya.
  • Melon atau semangka tanpa biji — pas cuaca panas, aku suka kasih potongan kecil sebagai penyegar, dan responnya cukup positif. Kadang kucing suka rasa manis dan ber air dari semangka karena menyegarkan badan kucing.

Catatan penting: meskipun "aman", semua ini tetap harus jadi selingan, bukan makanan utama. Porsi utama kucing tetap harus dari makanan kucing yang formulanya sudah disesuaikan dengan kebutuhan nutrisinya.

Kesimpulan

Sejak insiden susu itu, aku jadi lebih hati-hati dan selalu cek dulu sebelum kasih apapun yang bukan makanan kucing resmi. Kalau ragu, aku biasanya pilih nggak kasih sama sekali daripada menyesal belakangan. Toh kucing juga nggak akan protes lama-lama kalau nggak dikasih, paling ngambek sebentar terus lupa lagi hehe.

Kalau kalian punya pengalaman serupa entah kucingnya pernah sakit gara-gara makanan tertentu, atau malah punya makanan aman lain yang belum aku sebut boleh banget share di kolom komentar. Semoga tulisan ini bisa bantu kalian lebih waspada juga dalam pemberian makanan kucing.

Posting Komentar untuk "Makanan Manusia yang Boleh dan Tidak Boleh Dikasih ke Kucing (Pengalaman Pribadi)"